KONSEP PENGENDALIAN GULMA SECARA HAYATI Dasar pemikiran digunakannya organisme hidup untuk pengendalian gulma ialah bahwa setiap gulma selalu ada musuh alaminya, lebih-lebih di daerah asal gulma, biasanya populasi antara gulma dan musuh alaminya dalam keadaan seimbang Gulma secara langsung dipengaruhi oleh faktor : - iklim, - tanah, - tumbuhan lain, - serangga pemakan tumbuhan kegiatan manusia; Sedang secara tidak langsung dipengaruhi : HAIRIL ANWAR, S.P. parasit dan predator yang mempengaruhi kehidupan serangga pemakan tumbuhan itu. Serangga disini menggambarkan salah satu golongan musuh alami yang dapat digunakan sebagai sarana pengendalian hayati Di dalam ekosistem pertanian ada faktor lainnya yang berperan dalam membentuk kesimbangan alami, yaitu - aktivitas manusia - tanaman budidaya. Hal ini penting sebag...
Analisis SWOT Dalam menetapkan strategi dan kebijakan pengembangan perkopian Indonesia ke depan digunakan analisis SWOT. Identifikasi peluang dan ancaman (tantangan) yang dihadapi suatu industri serta analisis terhadap faktor-faktor kunci menjadi bahan acuan dalam menetapkan strategi dan kebijakan penanganan perkopian. Analisis SWOT yaitu analisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (Strength, Weakness, Opportunities dan Threats). Analisis SWOT merupakan identifikasi yang bersifat sistematis dari faktor-faktor kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman lingkungan luar dan strategi yang menyajikan kombinasi terbaik dia antara keempatnya. Setelah diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, barulah perusahaan tersebut dapat menentukan strategi dengan memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untung mengambil keuntungan dari peluang-peluang yang ada, sekaligus memperkecil atau bahkan mengatasi kelemahan yang dimilinya untuk menghindari ancaman yang ada....
Comments
Post a Comment