KONSEP PENGENDALIAN GULMA SECARA HAYATI Dasar pemikiran digunakannya organisme hidup untuk pengendalian gulma ialah bahwa setiap gulma selalu ada musuh alaminya, lebih-lebih di daerah asal gulma, biasanya populasi antara gulma dan musuh alaminya dalam keadaan seimbang Gulma secara langsung dipengaruhi oleh faktor : - iklim, - tanah, - tumbuhan lain, - serangga pemakan tumbuhan kegiatan manusia; Sedang secara tidak langsung dipengaruhi : HAIRIL ANWAR, S.P. parasit dan predator yang mempengaruhi kehidupan serangga pemakan tumbuhan itu. Serangga disini menggambarkan salah satu golongan musuh alami yang dapat digunakan sebagai sarana pengendalian hayati Di dalam ekosistem pertanian ada faktor lainnya yang berperan dalam membentuk kesimbangan alami, yaitu - aktivitas manusia - tanaman budidaya. Hal ini penting sebag...
BIJI ( SEMEN) Bagi tumbuhan biji (Spermatophyta), biji merupakan alat perkembangbiakan yang utama, karena biji mengandung calon tumbuhan baru (lembaga). Biji umumnya dibedakan atas bagian-bagian berikut: 1. Kulit biji (spermodermis) 2. Tali pusar (funiculus) 3. Inti biji atau isi biji (nucleus seminis) Kulit biji ( Spermodermis ) Lapisan kulit luar (testa) Lapisan kulit dalam (tegmen) atau kulit ari Pada tumbuhan biji telanjang ( Gymnospermae ), biji malahan mempunyai tiga lapisan misalnya pada biji melinjo ( Gnetum gnemon L. ) Ketiga lapisan kulit biji seperti dapat dilihat pada melinjo itu dinamakan: 1. Kulit luar ( sarcotesta ) 2. Kulit tengah (sclerotesta), menyerupai kulit dalam ( endocarpium ) pada buah batu. 3. Kulit dalam ( endotesta ) Pada kulit luar biji itu masih dapat ditemukan bagian-bagian lain. Misalnya: Sayap (ala) , alat tambahan berupa sayap pada kulit luar biji, dengan demikian biji mudah...
Comments
Post a Comment