KONSEP PENGENDALIAN GULMA SECARA HAYATI Dasar pemikiran digunakannya organisme hidup untuk pengendalian gulma ialah bahwa setiap gulma selalu ada musuh alaminya, lebih-lebih di daerah asal gulma, biasanya populasi antara gulma dan musuh alaminya dalam keadaan seimbang Gulma secara langsung dipengaruhi oleh faktor : - iklim, - tanah, - tumbuhan lain, - serangga pemakan tumbuhan kegiatan manusia; Sedang secara tidak langsung dipengaruhi : HAIRIL ANWAR, S.P. parasit dan predator yang mempengaruhi kehidupan serangga pemakan tumbuhan itu. Serangga disini menggambarkan salah satu golongan musuh alami yang dapat digunakan sebagai sarana pengendalian hayati Di dalam ekosistem pertanian ada faktor lainnya yang berperan dalam membentuk kesimbangan alami, yaitu - aktivitas manusia - tanaman budidaya. Hal ini penting sebag...
Pengendalian Hama Fisik dan Mekanik Pengendalian fisik/mekanik Pengendalian fisik dan mekanik merupakan tindakan mengubah lingkungan khusus untuk mematikan atau menghambat kehidupan hama, dan bukan merupakan bagian praktek budidaya yang umum. Pengendalian fisik dan mekanik harus dilandasi oleh pengetahuan yang menyeluruh tentang ekologi serangan hama sehingga dapat diketahui kapan, dimana, dan bagaimana tindakan terdebut harus dilakukan agar diperoleh hasil seefektif dan seefisien mungkin. a. Pengendalian fisik Pengendalian fisik adalah perlakuan atau tindakan yang dilakukan untuk mengendalikan serangan hama. Pengendalian secara fisik antara lain: Pembakaran ; dilakukan sebagai upaya pembasmian hama atau patogen pada tanaman yang tidak mungkin lagi dapat diselamatkan. Pembakaran gulma juga sering dilakukan petani. Pembakaran sebagai upaya pengendalian hama, patogen, dan gulma harus dilakukan ...
Comments
Post a Comment